The dots yang dimaksud adalah titik-titik kehidupan, Menghubungkan titik-titik kehidupan. Istilah ini saya peroleh dari steve jobs, pendiri Apple Corp. dan Pixar animations pada pidato beliau di acara wisuda Stanford University tahun 2005.
Seperti yang dikatakannya, kita harus percaya bahwa titik-titik anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi, takdir, jalan hidup, karma Anda. Jalan hidup kita yang pada awalnya tidak kita sadari, namun setelah beberapa tahun kedepan, dengan gamblang kita dapat merangkai titik-titik kehidupan di masa lalu, dan mengambil sebuah kesimpulan. read more…
Tak sabar melihat dengan lebih dekat selasar gumpil pada bagian tenggara Candi Borobudur ,
Ini dia …:D

dan ini juga….
Foto Candi dari arah barat laut, terlihat selasarnya runcing dan utuh pada sudutnya

dan foto di bawah ini diambil dari arah tenggara, terlihat jelas sudut selasarnya yang gumpil…
Jika anda bayangkan Candi Borobudur, Candi dengan jutaan bongkah batu, dibangun diatas bukit yang elevasinya dibentuk sesuai bentuk bangunannya, dengan arsitektur yang sangat indah, hampir semua dinding berukir relief indah, ada puluhan patung budha, ada puluhan bangunan stupa, berdimensi raksasa…
Sejarah merekam hanya 1 orang yang bertanggung jawab atas konstruksi Borobudur, Beliau adalah Gunadharma. Maha Empu Gunadharma.
Apakah Sang Empu sendiri dalam melaksanakan proyek ini? Bagaimana kisahnya?
Jalan-jalan di hari minggu tentu mengasyikkan, saya akan ajak anda bewisata maya ke Candi Borobudur, mau ikut? Let’s Go!
Saat ini kita berada pada 7° Lintang Selatan dan 110° Bujur Timur pada ketinggian delapan ribu kaki di atas Candi Borobudur




Makan Soto dicampur Sop, ya begini jadinya… Gak nyambung deh ;D
Modernitas memang memihak pada para pemberani, yang teguh menatapkan wajahnya menantang sinar perubahan, yang kukuh dalam tekad untuk tidak silau dan bersembunyi dalam bayang-bayang.
Arus modernitas juga siap menerjang siapa saja yang tak kukuh pijakannya, yang tak siap dengan sesuatu yang tak linear, sesuatu yang siklikal, sesuatu yang parabolic. Mula-mula akan terkikis, hanyut, dan kemudian tenggelam ke dasar dan tak mampu lagi muncul ke permukaan
Bukan luar biasa bagi penduduk pedukuhan trowulan menikmati birunya langit pagi dengan asap putih dimana-mana, karena memang yang demikian sudah berlangsung beratus-ratus tahun yang lalu. Asap-asap itu berasal dari pusat-pusat pembakaran batu bata.
Asal mula teknologi pembuatan batu bata di Pedukuhan Trowulan sudah tak ada yang tahu, terlalu banyak catatan-catatan peristiwa dulu yang tercerai berai. Yang pasti, masing-masing buyut dari buyutnya si mbah yang mengajarkan keterampilan membuat batu bata itu pada anak-anak di Trowulan, dan anak-anak kepada anak-anaknya lagi, dan demikian sistem mata rantai pengajaran itu tak pernah putus hingga sekarang.
Masih lekat didalam pikiran ketika 1 sendok kuah coto makassar menjamah lidah ini, saat itu malam 25 romadhon 2006 Masehi, di kalimantan timur.
Apa yg dirasakan lidah saat mengindera serai, lengkuas, jahe, daun salam, kacang, bawang putih, kemiri, ketumbar, jintan, merica, daun bawang, seledri, cabai dalam satu perpaduan yang tercampur rata dan lembut.
Saat itu syaraf di lidah mengirimkan pulse ke syaraf otak dan ke seluruh tubuh….Otak menerjemahkan sebagai hal yang luar biasa, dan perut merasakan kenikmatan tiada tara, nyata masakan asli Bumi Nusantara.
Saking enaknya, terbuai pikiran ini ke masa yang sangat silam…